RAPAT PLENO AWAL TAHUN CU BONAVENTURA TAHUN BUKU 2026
Singkawang, 3 Januari 2026 – CU Bonaventura melaksanakan Rapat Pleno Awal Tahun CU Bonaventura Tahun Buku 2026 pada Sabtu, 3 Januari 2026, bertempat di Mahkota Hotel, Singkawang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi dan perbaikan kinerja organisasi secara menyeluruh, sekaligus menyelaraskan langkah kerja seluruh unsur lembaga dalam rangka mewujudkan visi CU Bonaventura yang berkelanjutan.
Rapat Pleno Awal Tahun mengusung tema “Sinergi Satu Jiwa dalam Penguatan Tata Kelola CU Bonaventura yang Berkelanjutan” dan dihadiri oleh 146 peserta yang terdiri dari unsur Pengurus, Pengawas, Manajemen, Komite, serta Calon Pengurus dan Calon Pengawas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh General Manager CU Bonaventura, Chr. Nur Widyono, S.E.
Sebagai agenda rutin yang secara konsisten dilaksanakan, Pleno Awal Tahun menjadi ruang refleksi bersama dan penyamaan persepsi antar unsur organisasi. Melalui forum ini, seluruh peserta diajak untuk meninjau kembali capaian kinerja Tahun Buku 2025 sekaligus menyelaraskan langkah strategis dan prioritas kerja Tahun Buku 2026 agar pelaksanaannya lebih terarah dan berdampak.
Kegiatan Pleno diawali dengan pengantar dan arahan dari Ketua Pengurus CU Bonaventura, H. Darmawansyah, yang menekankan pentingnya sinergi antar unsur sebagai fondasi utama keberhasilan organisasi. Dalam arahannya, Ketua Pengurus mengajak seluruh unsur untuk berhenti sejenak, bercermin secara jujur, dan menata kembali cara bekerja bersama.
Menurutnya, tantangan CU Bonaventura ke depan tidak hanya terletak pada tuntutan anggota yang semakin kompleks dan perubahan lingkungan yang cepat, tetapi juga pada kemampuan internal organisasi untuk bekerja secara selaras.
“CU tidak cukup hanya bekerja keras, tetapi harus bekerja selaras. Banyak persoalan organisasi justru muncul bukan karena kurangnya sumber daya, melainkan karena relasi kerja yang tidak tertata, peran yang tumpang tindih, dan komunikasi yang tidak terbuka,” tegasnya.
Ketua Pengurus menegaskan bahwa sinergi antar unsur—Pengurus, Pengawas, Manajemen, dan Komite—bukan berarti meniadakan perbedaan pandangan. Sinergi yang sehat justru mengakui adanya perbedaan peran dan sudut pandang, lalu mengelolanya secara dewasa dan profesional. Pengurus memimpin arah strategis, Pengawas menjaga akuntabilitas, Manajemen mengeksekusi kebijakan secara profesional, dan Komite memperkaya kualitas keputusan. Seluruh unsur bergerak dalam satu arah yang sama, yaitu misi pemberdayaan anggota.
Dalam pengantarnya, Ketua Pengurus juga menegaskan empat prinsip dasar sinergi yang perlu dihidupi bersama, yakni: satu arah strategis berbasis visi, misi, dan Rencana Strategis CU Bonaventura; perbedaan peran tanpa perbedaan kepentingan; mekanisme check and balance yang sehat tanpa kecurigaan personal; serta pengambilan keputusan yang berbasis data, nilai, dan dampak nyata bagi anggota. Sinergi, menurutnya, tidak diukur dari seberapa sering rapat dilakukan, melainkan dari kualitas keputusan, konsistensi pelaksanaan, perbaikan sistem, dan manfaat nyata yang dirasakan anggota.
Selanjutnya, General Manager CU Bonaventura menyampaikan laporan pencapaian kinerja Tahun Buku 2025 yang mencakup pertumbuhan aset, perkembangan keanggotaan, kinerja pinjaman, hingga pengendalian risiko. Secara konsolidasi, CU Bonaventura mencatat pertumbuhan aset yang positif serta penurunan rasio pinjaman lalai yang semakin mendekati target ideal. Capaian ini menjadi modal penting untuk mendorong kinerja lembaga yang lebih kuat dan berkelanjutan pada Tahun Buku 2026.
Pembahasan rapat kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari masing-masing departemen, meliputi Bidang Usaha, Organisasi, dan Pemberdayaan. Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan kualitas pelayanan kepada anggota, peningkatan efektivitas tata kelola, serta konsistensi penerapan kebijakan dan SOP dalam seluruh aktivitas kerja.
Dalam salah satu sesi pengarahan, Ketua Pengurus kembali menegaskan bahwa sinergi antar unsur merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan lembaga. Prinsip kehati-hatian dalam pemberian pinjaman, penguatan pemberdayaan anggota, serta disiplin dalam menerapkan aturan dan nilai-nilai koperasi harus menjadi budaya kerja bersama.
“Pemberdayaan adalah identitas CU Bonaventura. Jika pemberdayaan berjalan dengan baik dan berdampak nyata bagi anggota, maka pertumbuhan lembaga akan mengikuti secara sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung secara aktif dan dinamis, mencerminkan keterlibatan seluruh peserta dalam menyampaikan pandangan, masukan, serta solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi lembaga. Dinamika diskusi ini diharapkan dapat memperkaya perspektif bersama dan memperkuat kualitas pengambilan keputusan ke depan.
Melalui Rapat Pleno Awal Tahun ini, CU Bonaventura meneguhkan komitmen untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan internal. Seluruh hasil pembahasan akan menjadi dasar dalam pelaksanaan program kerja Tahun Buku 2026 agar lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggota.
Dengan semangat Sinergi Satu Jiwa, CU Bonaventura optimis melangkah di Tahun Buku 2026 sebagai lembaga yang tidak hanya bertumbuh secara kinerja, tetapi juga semakin kokoh dalam tata kelola dan jati diri sebagai CU yang memberdayakan.
Salam Pemberdayaan
Staf Pemasaran CU Bonaventura

